Pengertian Strategi Operasional
Strategi Operasional adalah fungsi operasional yang
menentukan arah dalam pengambilan sebuah keputusan yang terintegrasikan bersama
strategi bisnis. Strategi Operasional menciptakan pola pola pengambilan sebuah
keputusan operasional secara konsisten.
Ada beberapa ahli yang memberikan
pendapat mengenai pengertian Strategi Operasional
Strategi adalah sebuah cara yang
memfokuskan pada suatu hal yang berkaitan dengan aktivitas manufakture dan
pemasaran. Aktivitas yang akan dijalankan oleh manajemen
dengan memaksimalkan sebaik mungkin semua sumber daya yang dimiliki oleh
perusahaan. Kita bisa menentukan indikator dari sebuah strategi operasional:
- Komitmen terhadap aktivitas yang ada pada lingkup perusahaan
- Keadaan perusahaan yang ada saat ini dan yang masih direncanakan
- Proses tranformasi, aktivitas organisasi bisa menjadikan masukan sebagai nilai tambah
- Distinctive competence, kemampuan spesifik perusahaan dalam memberikan nilai tambah
STRATEGI
TATA LETAK
Tata letak adalah suatu keputusan penting yang menentukan efisiensi operasi secara jangka panjang. Tata letak memiliki banyak dampak strategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam hal kapasitas, proses, fleksibelitas, biaya, kualitas lingkungan kerja, kontak dengan pelanggan dan citra perusahaan. Tata letak yang efektif akan dapat menunjang pelaksanaan strategi bisnis yang telah ditetapkan perusahaan apakah diferensiasi, low cost atau respon yang cepat.
Jenis-jenis
Tata Letak
Sebuah tata letak yang efektif memfasilitasi terjadinya : aliran bahan, manusia dan informasi di dalam-atau-antar wilayah. Sebuah tata letak yang baik perlu menetapkan hal-hal berikut :
٥ Peralatan penangan bahan – Manager harus memutuskan peralatan yang akan digunakan, seperti ban berjalan, cranes, automated storage and retrieval system, juga kereta otomatis untuk mengirim dan menyimpan bahan.
٥ Kapasitas dan persyaratan luas ruang - Desain tata letak dan penyediaan ruang hanya dapat dilakukan saat persyaratan jumlah pekerja, mesin, dan perakitan diketahui. Seperti persyaratan ruangan persegi empat minimal berukuran 6 x 6 kaki, ditambah toilet, kantin, tangga, lift, juga pencegahan masalah keamanan, kebisingan, debu, temperature, dan ruangan peraltan dan mesin.
٥ Lingkungan hidup dan estetika – Penentuan tata letak juga membutuhkan keputusan mengenai jendela, penghijauan, dan tinggu atap untuk menyediakan aliran udara, mengurangi kebisingan, dan menyediakan keleluasaan pribadi.
٥ Aliran informasi – Penentuan tata letak harus memperhatikan kelancaran komunikasi antar divisi, misalnya jarak antar ruang, pembatas setengah badan, atau ruang kantor terpisah.
Sebuah tata letak yang efektif memfasilitasi terjadinya : aliran bahan, manusia dan informasi di dalam-atau-antar wilayah. Sebuah tata letak yang baik perlu menetapkan hal-hal berikut :
٥ Peralatan penangan bahan – Manager harus memutuskan peralatan yang akan digunakan, seperti ban berjalan, cranes, automated storage and retrieval system, juga kereta otomatis untuk mengirim dan menyimpan bahan.
٥ Kapasitas dan persyaratan luas ruang - Desain tata letak dan penyediaan ruang hanya dapat dilakukan saat persyaratan jumlah pekerja, mesin, dan perakitan diketahui. Seperti persyaratan ruangan persegi empat minimal berukuran 6 x 6 kaki, ditambah toilet, kantin, tangga, lift, juga pencegahan masalah keamanan, kebisingan, debu, temperature, dan ruangan peraltan dan mesin.
٥ Lingkungan hidup dan estetika – Penentuan tata letak juga membutuhkan keputusan mengenai jendela, penghijauan, dan tinggu atap untuk menyediakan aliran udara, mengurangi kebisingan, dan menyediakan keleluasaan pribadi.
٥ Aliran informasi – Penentuan tata letak harus memperhatikan kelancaran komunikasi antar divisi, misalnya jarak antar ruang, pembatas setengah badan, atau ruang kantor terpisah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar